Persis Harus Lebih Serius Kelola Pesantren

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Jeje Zaenudin

Jeje Zaenudin

persisalamin – Yang paling pokok sekarang ini adalah harus ada keseriusan mengelola pesantren. Harus betul-betul ditata dengan sebaik-baiknya, diarahkan, dikoordinasikan, dikembangkan dan harus ada grand design untuk menjadikan pesantren sebagai ujung tombak dakwah Persis.

Demikian dikatakan eks Ketua Umum Pemuda Persis, Jeje Zaenudin kepada persisalamin.com Selasa (16/6). Menurut Jeje, saat ini PP. Persis belum maksimal mengelola pesantren. Padahal, kata Jeje, Pesantren Persis merupakan salah satu aset Persis  yang sangat potensial.

“Ke depannya pesantren itu harus integral dengan bidang jam’iyah, termasuk dengan bidang dakwah. Karena itu, Pesantren Persis harus menjadi lumbung kaderisasi, sekaligus menjadi miniatur bagi kehidupan berjam’iyah di daerah-daerah,” tambahnya.

Jeje menilai, sejauh ini pesantren Persis masih berjalan sendiri-sendiri dan tidak terarah, sehingga terkesan tidak memiliki kesamaan visi. Menurutnya, kondisi seperti ini kurang efektif. Dirinya berharap PP. Persis melakukan terobosan guna mengoordinasikan seluruh Pesantren Persis yang tersebar di Indonesia.

“Posisi pesantren itu menjadi pengawal jama’ah. Coba lihat, kalau suatu cabang (PC. Persis, red) tidak memiliki Pesantren, bisa bubar itu cabang,” ujarnya.

“Selama ini pimpinan cabang bisa bertahan dan berkembang karena ada pesantren. Makanya pesantren harus dikelola dengan serius,” imbuhnya.

Jeje juga menyinggung peran pesantren Persis dalam melahirkan kader-kader ulama. Dikatakannya, pesantren Persis harus berpacu dengan waktu. Saat ini, kata Jeje, sulit berharap lahir ulama dari pesantren Persis.  Kurikulum pendidikan yang diterapkan di pesantren Persis menjadi alasannya.

“Dalam waktu yang demikian pendek dan terbatas, tidak mungkin semua ilmu dapat dikuasai oleh santri,” katanya.

Meski demikian, regenerasi ulama di Persis harus tetap berjalan. Karena itu, dirinya berharap Persis lebih serius mengelola pesantren dengan berbagai terobosan.

“Solusinya ya harus ada wadah khusus untuk mengasah intelektualitas kader kita. Alumni-alumni pesantren kita gembleng di sana,” usulnya.

“Kita punya Dewan Hisbah, ya di sana kita gembleng mereka. Mereka harus dilatih, diasah agar ilmunya terus berkembang, daya pikirnya semakin tajam, dan keterampilannya semakin bagus,” tambahnya. (IK/0824)

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply