Angka Pengguna Narkoba Masih Tinggi

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Dari berbagai jenis narkoba yang beredar di Indonesia, jenis shabu adalah yang paling banyak digunakan. Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2016, penggunaan shabu mencapai 40%, minuman keras 31%, ganja 20%, daftar G atau semua jenis yang termasuk Gevaarlijk (berbahaya) 4%, ekstasi 3%, dan heroin 2%.

Selain itu, berdasarkan kewarganegaraan dan jenis kelamin, warga Indonesia terutama laki-laki lebih banyak menjadi pengguna narkoba sebanyak 92%, dibandingkan wanita yang hanya 8%. Sedangkan pengguna warga negara asing yang tertangkap di Indonesia masih menunjukkan pola yang sama, yaitu laki-laki WNA lebih banyak dibandingkan wanita WNA masing-masing 87% dan 3%.

Meski BNN telah berupaya maksimal melakukan pencegahan dan rehabilitiasi terpadu yang diharapkan menekan jumlah penyalahgunaan narkoba, namun penurunan angka pengguna narkoba belu maksimal.

Menurut Bagian Humas BNN, Firly Farhutunnisa, jumlah pengguna narkoba dari berbagai jenisnya menunjukkan trend peningkatan setiap tahunnya, terutama dari kalangan usia 30 tahun ke bawah yang merupakan tertinggi menjadi pengguna narkoba di kota Bandung.

“Padahal narkoba ini menimbulkan kerugian yang sangat besar terutama dari segi kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan yang mengakibatkan hilangnya suatu generasi bangsa di masa depan,” tuturnya.

Peredaran dan penggunaan narkoba di Indonesia berdampak pada ekonomi yang mengakibatkan kerugian hampir Rp 48,2 triliun pada tahun 2011.

“Di tingkat dunia perkiraan perputaran uang dari transaksi narkoba menduduki rangking pertama, sebesar 399 milyar dolar AS,” ungkapnya.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply