Ternyata Idul Adha Lebih Istimewa dari Idul Fitri

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Umat Islam akan merayakan salah satu hari yang istimewa; Idul Adha atau sering juga disebut Idul Qurban. Hari yang sebenarnya lebih istimewa dari hari-hari selainnya, termasuk lebih istimewa dari Idul Fitri yang sering dianggap sebagai hari paling istimewa. Jika Idul Fitri disambut dengan kemeriahan, suka cita, dan penuh semangat untuk berbuat kebaikan, maka sudah selayaknya, hari Idul Adha pun disambut dengan antusias, bahkan lebih dan penuh semangat untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT seperti para rasul-Nya, melebihi semangat saat menyambut Idul Fitri.

Diantara ibadah yang dilaksanakan pada Idul Adha dan beberapa hari penyertanya adalah ibadah haji yang bertempat di Mekah, menyembelih hewan qurban (berqurban), dan melaksanakan saum sunah. Ibadah Haji dan qurban, keduanya sangat ditekankan untuk dilaksanakan oleh mereka yang sudah memiliki kemampuan.

Akan tetapi, ibadah qurban, untuk melaksanakannya tidak seberat ibadah haji. Jika dengan perbandingan nominal uang, ibadah haji memerlukan dana puluhan juta rupiah. Sementara untuk qurban tidak demikian. Ini berarti qurban jauh lebih ringan dari beban ibadah haji. Artinya, ibadah qurban lebih besar peluangnya untuk dilaksanakan setiap orang. Sehingga sangat disayangkan, jika secara materi mampu untuk berqurban, tetapi tidak berqurban. Bahkan Rasulullah SAW mengecam orang-orang yang mampu berqurban, tetapi tidak mau melaksanakannya.

Dari ketiga jenis ibadah tersebut, ibadah yang paling besar peluangnya untuk dilaksanakan ialah saum sunah yang sering disebut saum ‘Arafah. Saum ini dikerjakan pada tanggal 9 Zulhijjah, sehari sebelum pelaksanaan salat Id. Jika Idul adha jatuh pada hari Ahad, maka sehari sebelumnya, yaitu pada hari Sabtu, dianjurkan untuk melaksanakan saum. Mengenai saum sunah ‘Arafah ini, Rasulullah SAW memberikan dorongan kepada umatnya seperti berikut,

عَنْ قَتَادَةَ بْنِ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ سَنَةٌ أَمَامَهُ وَسَنَةٌ بَعْدَهُ

“Dari Qotadah bin Nu’man rodiyalloohu anhu berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, siapa saja orang yang saum pada hari ‘Arafah, maka akan diampuni dosanya setahun yang akan datang dan setahun berikutnya.“ (HR. Ibnu Majah)

Memperhatikan janji tersebut, saum ‘Arafah bukanlah ibadah yang dapat dianggap sepele. Meski hanya satu hari, namun saum tersebut mampu menghapus berbagai dosa selama dua tahun berturut-turut. Dengan catatan, dosa-dosa dengan sekala besar tidak dilakukan.  Artinya, jika saum sunah ‘arafah dilaksanakan, sementara dosa besar pun dikerjakan, maka kesempatan untuk diampuninya dosa-dosa yang lain sangat kecil, bahkan mungkin hilang sama sekali.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply