Syariat Kurban

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Kurban akan diterima sebagai ibadah apabila memenuhi kriteria seperti yang disyariatkan. Berikut ini adalah beberapa ketentuan mengenai ibadah kurban.

Berkurban Jika Mampu

Ibadah kurban bukan ibadah wajib, tetapi sunnah muakkadah atau dengan kata lain dianjurkan berkurban bagi umat yang mampu secara finansial. Sedangkan yang tidak mampu tidak perlu memaksakan.

Waktu Pelaksanaan Harus Sesuai

Ibadah kurban yang disyariatkan adalah yang sesuai waktu pelaksanaanya yaitu proses pemotongan dilakukan setelah salat Idul Adha dan hari tasyrik. Di luar waktu tersebut ibadah kurbannya jelas tidak sah, melainkan hanya sebatas sedekah.

Hewan yang Dikurbankan Harus Sesuai dengan Syariat

Jenis hewan kurban yang dikurbankan harus sesuai dengan yang disyariatkan yaitu unta, sapi, domba atau kambing, karena tidak semua hewan bisa dijadikan hewan kurban.

“Dan syarat lainnya yaitu hewan yang akan dikurbankan harus bebas dari cacat, dan harus sehat serta cukup umur untuk disembelih tidak terlalu tua tidak terlalu muda,” terang Rosyidin.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi yaitu;

Tidak bisa dilaksanakan kurban binatang yang pincang, yang nampak sekali pincangnya, yang buta sebelah matanya dan nampak sekali butanya, yang sakit dan nampak sekali sakitnya, serta binatang yang kurus yang tidak berdaging.”

Ketentuan Jumlah Orang Dalam Berkurban

Jumlah orang dalam berkurban pun ada ketentuannya seperti sapi untuk tujuh orang (jumlah orang yang mengadakannya). Sedangkan domba dan kambing hanya satu orang saja, dan unta sepuluh orang.

“Lebih dari jumlah tersebut tidak sah ibadah kurbannya, karena tidak sesuai dengan yang ditentukan dalam syariat berkurban,” katanya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim, Abu Dawud, dan Tirmizy yaitu;

“Kami menyembelih hewan pada saat Hudaibiyah bersama Rasulullah SAW, satu ekor badanah (unta) untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang.”

Niat Hanya Karena Allah SWT

Hal yang paling utama adalah ibadah kurban harus diniatkan karena Allah SWT bukan karena hal lainnya seperti ria, ingin dipuji dan sebagainya. Pasalnya, di luar niat karena Allah SWT., ibadah apapun tidak akan berpahala.

Menyebut Nama Allah SWT

Salah satu syariat dalam kurban adalah membaca basmallah dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari Muslim yaitu;

Bahwasanya Nabi SAW menyembelih dua ekor kibasnya yang bagus dan bertandung. Beliau mengucapkan basmallah dan takbir, serta meletakkan kakinya di samping lehernya.”

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply