Qunut Nazilah, Apa dan Bagaimana?

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Save Rohingya

Save Rohingya

persisalamin – Qunut Nazilah adalah qunut yang dilakukan terkait dengan tindakan orang-orang kafir yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari umat Islam. Dengan kata lain, Qunut Nazilah adalah do’a untuk kemenangan umat Islam dan kekalahan orang-orang kafir.

Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan qunut nazilah, yaitu ketika para sahabatnya banyak yang syahid akibat pembantaian orang-orang kafir di Najd akibat provokasi Amir bin Tufail. Pembantaian itu mengakibatkan lebih dari 60 sahabat Nabi yang merupakan para penghafal Qur’an gugur.

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani mengupas tragedi tersebut dalam kitabnya Fathul Baari, memperjelas riwayat yang dibawakan Imam Bukhari dalam sahihnya.

“Bahwasanya ada perjanjian antara kaum musyrikin dengan Rasulullah SAW. Mereka adalah kelompok yang tak ikut memerangi Rasulullah SAW. Diceritakan oleh Ibnu Ishaq dari para gurunya, demikian pula oleh Musa bin Uqbah dari Ibnu Syihab, bahwa yang membuat perjanjian dengan Rasulullah SAW adalah Bani Amir yang dipimpin oleh Abu Barra Amir bin Malik bin Jakfar si Pemain Tombak. Sedangkan kelompok lain adalah Bani Sulaim. Amir bin Tufail ingin mengkhianati perjanjian dengan para sahabat Rasulullah SAW. Diapun memprovokasi Bani Amir agar memerangi para sahabat yang diutus itu, namun Bani Amir menolak. Mereka berkata: “Kami tak akan melanggar jaminan yang diberikan Abu Barra.” Kemudian Amir bin Tufail memeprovokasi Ushaiyyah dan Dzakwan dari Bani Sulaim. Keduanya pun terprovokasi lalu melakukan pembataian terhadap para sahabat.”

Pembantaian itu membuat Nabi Muhammad SAW benar-benar sedih bahkan marah. Menurut penuturan para sahabat, kesedihan Rasulullah SAW akibat tragedi itu lebih besar daripada kesedihan yang disebabkan peristiwa lain. Menyikapi hal itu, beliau pun melaksanakan qunut yang kini dikenal dengan qunut nazilah. Qunut itu beliau laksanakan selama satu bulan berturut-turut, dan baru berhenti setelah ada kabar dari Allah SWT.

Adapun pelaksanaan Qunut Nazilah, pakar fikih ibadah, A. Zakaria menjelaskannya sebagai berikut;

“Isi do’anya tergantung tuntutan situasi , dilakukan dalam setiap salat fardu yang lima waktu, yaitu setelah ruku pada rakaat terakhir. Makmum mengamini Imam tetapi tidak mengangkat tangan. Qunut Nazilah ini dilakukan dalam beberapa waktu saja,” terangnya.

Dengan demikian, qunut nazilah dilakukan secara berjamaah yaitu dipimpin oleh seorang Imam. Dan qunut ini dilakukan hanya sementara, sesuai dengan situasi dan kondisi umat Islam yang dido’akan.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply