Meraih Surga

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Tidak ada kesuksesan yang lebih besar selain masuk surga. Karena surga adalah kebahagiaan abadi, kebahagiaan yang tidak akan pernah berujung, kebahagiaan yang tiada banding, kebahagiaan yang belum pernah ada dan terbayang.

Di berbagai referensi, disebutkan bahwa umat Islam sangat mudah memperoleh kebahagiaan abadi itu. Dengan syarat niatnya murni dan dilakukan dengan cara yang benar, suatu kebaikan yang dilakukan oleh umat Islam dapat menjadi tiket masuk surga.

Diantara amalan yang dapat menjadi tiket surga adalah amalan di seputar azan. Terkait dengan hal ini, ada beberapa amalan ang tampak seperti kecil dan remeh, namun justru itu dapat membawa seseorang masuk surga. Berikut ini adalah amalan-amalan tersebut.

Turut mengucapkan kumandang azan

Rasulullah mengajarkan hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut.
Dari Abu Said Al-Khudri ra berkata, Rasulullah SAW bersabda, apabila kalian mendengar azan, maka ucapkalah sebagaimana yang diucapkan oleh muazin. (Muttafaq Alaih)

Membaca do’a setelah azan

Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadis sebagai berikut.
Dari Jabir ra. bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mendengar azan, kemudian dia membaca do’a: allohumma robbahaa dzihiid-da’watittaammah…., maka pada hari kiamat orang itu berhak menerima syafa’at dariku.” (HR. Ahmad)

Salat sunah antara azan dan iqamah

Salat ini bukan rawatib, tetapi salat sunah yang terpisah. Dari Abdullah bin Mugaffal berkata, Nabi SAW bersabda, diantara dua azan itu ada salat. Diantara dua azan itu ada salat. Kemudian beliau mengatakan untuk yang ketiga kalinya, bagi yang mau. (Bukhari)

Memperbanyak do’a sebelum iqamah

Do’a yang dipanjatkan setelah azan dan sebelum iqamah, dipastikan bakal dikabulkan. Hal itu sebagaimana disebutkan hadis berikut.

Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah SAW bersabda, do’a diantara azan dan iqamah itu tidak ditolak. (HR. Tirmizi)

Salat fardu secara berjama’ah

Kumandang azan hakikatnya adalah undangan Allah agar manusia segera menyiapkan bekal menuju akhirat. Memenuhi undangan Allah itu dengan cara menunaikan salat secara berjamaah. Imam Muslim meriayatkan hadis sebagai berikut;

Seseorang yang buta datang kepada Nabi SAW dan mengadu: wahai Rasulullah, sesungguhnya aku tidak memiliki teman yang mau menuntunku pergi ke Masjid. Maka rasul memberikan toleransi. Tetapi ketika orang buta itu hendak pulang, Rasul SAW memanggilnya dan bertanya: apakah Anda mendengar adzan? Orang itu menjawab: Ya. Maka Rasul melanjutkan: kalau begitu, penuhilah panggilan itu.

Orang yang tidak dapat melihat saja diharuskan pergi ke Masjid untuk salat berjama’ah, apalagi orang yang sehat, dapat melihat, tentu lebih diharuskan lagi. Bagaimana, tertarik untuk masuk surga?

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply