Ibadah Seputar Zulhijjah

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Terkait dengan ibadah di bulan Zulhijjah, terdapat rangkaian ibadah yang harus diperhatikan oleh umat Islam, sebagai berikut:

Pertama, pada tanggal 9 Zulhijjah, sangat dianjurkan untuk melaksanakan saum ‘Arafah, sebagaimana  dijelaskan dalam hadis berikut.

عَنْ قَتَادَةَ بْنِ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ سَنَةٌ أَمَامَهُ وَسَنَةٌ بَعْدَهُ

“Dari Qotadah bin Nu’man rodiyalloohu anhu berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, siapa saja orang yang saum pada hari ‘Arafah, maka akan diampuni dosanya setahun yang akan datang dan setahun berikutnya.“ (HR. Ibnu Majah)

Kedua,  sejak Subuh tanggal 9 Zulhijjah sampai Asar tanggal 13 Zulhijjah, sangat dianjurkan untuk bertakbir, baik secara individu (masing-masing) maupun secara kelompok (bersama-sama). Di rumah maupun di masjid dan di berbagai tempat lainnya seperti kantor, pasar, rumah sakit dan sebagainya.

Ketiga, pada tanggal 11 sampai tanggal 13 Zulhijjah, diharamkan melaksanakan saum. Inilah yang disebut dengan hari tasyrik.

Keempat, pada tanggal 10 Zulhijjah (hari raya), sejak Subuh dianjurkan saum sampai selesai salat Id. Artinya, jika sudah selesai salat Id, diwajibkan untuk berbuka, baik makan, minum dan sebagainya. Dengan bahasa lain, pada tanggal 10 Zulhijjah (hari raya), ada saum kurang dari sehari. Inilah yang membedakan dengan Idul Adha, yang mengharuskan berbuka sebelum salat Id.

Kelima, penyembelihan hewan qurban tidak mesti pada hari Idul Adha saja, tetapi boleh dilaksanakan pada tanggal 10, 11, 12, dan 13. Artinya, batas penyembelihan hewan qurban adalah tanggal 13 Zulhijjah, tepatnya waktu Asar. Penyembelihan hewan qurban disesuaikan dengan keleluasaan waktu.

Keenam, bagi yang berqurban, sejak tanggal 1 Zulhijjah sampai hari penyembelihan, dianjurkan untuk tidak memotong kuku dan berbagai jenis rambut. Tapi seandainya memotong kuku dan rambut pada hari-hari itu, baik disengaja maupun karena lupa, itu tidak membatalkan ibadah qurban. Karena hal itu bukan syarat qurban.

Ketujuh, untuk melaksanakan takbir, yang lebih akrab dengan istilah takbiran, tidak mesti dilaksanakan secara khusus pada malam Id semalam suntuk, yakni sejak Isya sampai subuh. Tetapi harus diusahakan agar pada hari-hari dianjurkan bertakbir, tidak dilupakan untuk melaksanakannya. Sehingga, takbiran bisa dilakukan di mana saja, oleh siapa saja; masing-masing di rumah atau berjama’ah di Masjid, kapan saja selama pada hari-hari dianjurkan bertakbir.                                                              

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui dan dipahami oleh umat Islam seputar Idul Adha. Sebagai pengikut Rasulullah SAW yang setia yang benar-benar mencintainya, tentu berbagai amalan sunah tersebut harus dilaksanakan dengan penuh semangat dan kecintaan terhadap Allah SWT.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply