Cara Islam Hadapi Orang-orang Munafik

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Sejak zaman Nabi SAW, orang-orang munafik sudah hadir dan massif melakukan provokasi dan pembusukan terhadap Islam dan umatnya. Kebencian mereka terhadap Islam sangat besar, sebagaimana besarnya nafsu mereka untuk menghancurkan Islam. Mengaku muslim mengaku mukmin, namun jauh di dalam hatinya sangat membenci orang-orang muslim, sangat memusuhi orang-orang mukmin. Karakter seperti ini sangat sulit terdekteksi, kecuali atas petunjuk dari Allah SWT yang membuka topeng mereka. Dan amat mudah bagi Allah untuk membongkar tipu daya mereka, seperti yang tengah ditunjukkannya terhadap umat Islam Indonesia saat ini.

Di dalam Al-Qur’an, banyak ayat-ayat yang memerintahkan umat Islam untuk menghadapi orang-orang munafik. Hal itu antara lain disebutkan dalam surah At-Tahrim ayat 9 sebagai berikut.

Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang paling buruk.”

Pada ayat tersebut, orang-orang munafik disejajarkan dengan orang-orang kafir, keduanya sama-sama harus dilawan. Hanya saja, cara melawan keduanya tidak sama. Mufassir senior, Ibnu Abbas radiyallaahu anhu menjelaskan, jihad melawan orang-orang kafir adalah dengan senjata, namun tidak demikian jihad melawan orang-orang munafik.

“Jihad melawan orang kafir dengan pedang, sedangkan jihad melawan orang munafik dengan lisan; yakni dengan hujjah dan burhan,” tulis Ibnu Abbas.

Lebih tegas Ar-Raghib Al-Isfahani menjelaskan, jihad melawan orang-orang munafik yaitu memperlakukan mereka seagaimana perlakuan terhadap orang kafir, yakni keras dan tegas, bukan lemah dan lembut sebagaimana terhadap orang-orang mukmin.

“Jihad melawan munafik yaitu dengan tidak memperlakukan mereka sebagaimana perlakukan terhadap orang-orang mukmin. Dan hendaklah memperlakukan mereka dengan keras dan tegas, bukan dengan perilaku yang lemah dan lembut apalagai lembek,” tulisnya.

Sementara itu, Ibnu Qoyyim Al-Jauziah menilai bahwa jihad melawan orang-orang munafik lebih berat daripada jihad melawan orang-orang kafir. Hal itu mudah dimngerti, antara lain sulitnya mengetahui kemunafikan mereka, di samping tidak bolehnya membunuh orang munafik.

“Jihad melawan orang munafik lebih berat daripada jihad melawan orang kafir. Dan itu adalah jihad yang dikhususkan bagi para pewaris Nabi,” tulisnya.

Atas peran Allah SWT., hari ini kelompok munafik telah menampakkan dirinya. Mereka mati-matian mmebela orang-orang kafir, orang-orang yang telah menistakan Islam, menistkan Allah dan rasul-Nya, dan menistakan hamba-hamba pilihan-Nya. Orang-orang munafik dengan penuh kesombongan merendahkan para ulama, sebagaimana penuh kebodohan mereka memuliakan para penista agama.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply