Bolehkan Berkurban Untuk Orang yang Meninggal?

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
ilustrasi

ilustrasi

persisalamin – Menurut Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), A. Zakaria beribadah kurban untuk orang lain, dan untuk orang yang meninggal tidak dibenarkan, karena yang meninggal sudah putus amalannya.

“Yang diperbolehkan hanya doanya saja yang diperuntukkan orang yang meninggal, bukan ibadah kurbannya,” tuturnya kepada persisalamin.com, Rabu (3/8).

Lebih lanjut dia menjelaskan, ibadah kurban yang disyariatkan hanya untuk orang yang masih hidup bukan untuk orang yang meninggal. Sehingga, jelas jika ibadah berkurban untuk orang yang meninggal itu tidak ada sekaligus tidak diperbolehkan.

“Berkurban untuk orang yang meninggal itu sama sekali tidak ada dalilnya, dan termasuk amalan yang mengada-ngada, tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” katanya.

Lebih baik berkurban untuk diri sendiri sebagai bentuk pengabdian kepada orang tua yang sudah meninggal. Namun, jika diniatkan untuk over pahala tidak boleh dilakukan, tetap harus diniatkan ibadah sendiri untuk Allah SWT.

Adapun yang diperbolehkan hanya jika orang tua sebelum meninggal memerintahkan atau berwasiat kepada anaknya untuk berkurban, maka wajib dilakukan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 181 yaitu;

Maka barangsiapa yang mengubah wasiat itu, setelah ia mendengarnya. Maka, sesungguhnya dosa adalah bagi orang-orang yang mengubahkan. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Lalu sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Daud sebagai berikut;

“Sesungguhnya ibuku telah meninggal dan ia masih memiliki tanggungan nazar. Namun, tidak sempat berwasiat. Maka Rasulullah SAW bersaba; “Tunaikanlah untuknya.”

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply