Ayo Perbanyak Bersalawat

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Shalawat

Shalawat

Oleh: Ibnu As-Saubani

persisalamin – Mencintai Rasulullah SAW merupakan salah satu wujud keimanan seseorang. Beriman kepada Allah, berarti harus beriman kepada Rasul. Beriman kepada Rasul, harus dibuktikan dengan kecintaan kepadanya. Cinta kepada Rasul, tidak sebatas dengan pengakuan semata, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata, baik dengan ucapan maupun perbuatan.

Mencintai Rasulullah dapat diwujudkan dengan bebagai cara. Jika beliau masih hidup, maka cara mencintainya ialah dengan melindungi keselamatannya dalam menjalankan dakwah, berpartisipasi dalam  menyebarkan Islam baik dengan harta atau turut berperang, dan lain sebagainya. Kini, Rasulullah telah tiada. Maka, cara mencintainya yang paling tepat ialah dengan melestarikan dakwahnya, melaksanakan ajaran-ajarannya. Melaksanakan ajarannya berarti mengerjakan perintah dan kebiasaan beliau, dan meninggalkan segala yang dilarang dan dibenci olehnya.

Salah satu wujud melaksanakan perintah beliau ialah dengan memperbanyak salawat. Bahkan, bersalawat kepada Nabi diperintahkan langsung oleh Allah SWT., seperti terlihat pada ayat ke-56 surat al-Ahzab berikut,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.“

Berkenaan dengan ayat ini, Ibnu Kasir dalam tafsirnya mencatat sebuah riwayat yang menyatakan, suatu kali Bani Israil bertanya kepada Nabi Musa ‘alaihissalaam: wahai Musa, apakah Tuhanmu bersalawat? Maka Allah meresponnya: “Hai Musa, katakanlah kepada mereka bahwasannya Aku (Allah) bersalawat. Demikian juga para malaikat-Ku, mereka bersalawat kepada para Nabi dan Rasul-Ku”. Untuk menegaskan pernyataan itu, Allah menurunkan ayat ke 56 surat al-Ahzab di atas.

Dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya memerintahkan orang beriman untuk bersalawat. Tetapi sekaligus mengabarkan bahwa Dia dan para malaikat pun bersalawat kepada Nabi SAW. Menarik untuk direnungkan, malaikat saja bersalawat kepada Nabi. Bahkan Allah ‘Azza wa Jalla pun bersalawat kepada beliau. Apalagi umatnya sebagai manusia biasa, tentu lebih pantas dan mungkin lebih wajib untuk bersalawat kepada Nabi SAW. Tersirat dari ayat tersebut, bahwa Nabi Muhammad SAW. adalah manusia yang istimewa. Meski kita sering memandang beliau sebagai manusia biasa, ternyata Allah SWT justru menempatkannya sebagai manusia yang terhormat, bahkan paling mulia. Sampai-sampai Allah sendiri, bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply