Ahok, Rakyat Sudah Jengah!

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Salah satu demo turunkan Ahok

Salah satu demo turunkan Ahok

persisalamin – Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok riang luar biasa mendapat duren runtuh. Diapun resmi menduduki kursi nomor satu di DKI Jakarta. Tak ingin kekuasaannya lepas, sekuat tenaga ia mempertahankannya. Ahok  pun telah memasang kuda-kuda untuk mempertahankan kekuasannya yang bakal dipertaruhkan pada Pilkada DKI Februari mendatang.

Beking yang kuat, modal yang besar, menjadikan Ahok digambarkan seolah pemimpin yang dicintai rakyat, dikehendaki untuk kembali memimpin ibu kota. Rangkaian drama kembali dipertunjukkan, dan menampilkan hasil survey dalam mimpi, menyebut Ahok sebagai cagub yang  paling kuat dan berpotensi menang dalam Pilkada DKI mendatang. Sebaliknya, lawan-lawan politik Ahok dikesankan sebagai calon yang lemah, elektabilitasnya rendah, dan tidak memiliki dukungan yang kuat.

Namun drama hanyalah drama, rangkaian cerita yang direka untuk menghibur pemirsa. Ahok yang dikesankan sebagai pemimpin yang berani, anti korupsi, dinanti dan dicintai rakyat, justru mendapat sikap sebaliknya dari rakyat Jakarta. Penolakan rakyat Jakarta terhadap setiap rencana kunjungan Ahok di berbagai tempat menjadi bukti, bahwa Ahok bukanlah pemimpin yang diinginkan rakyatnya. Fakta dengan sangat jelas tanpa keraguan sdikitpun menunjukkan, Ahok adalah pemimpin yang dibenci rakyatnya.

Teranyar, Ahok kembali memainkan drama. Dia berusaha meraih hati rakyat Jakarta. Memanfaatkan momen Idul Adha, dia menyumbangkan dua ekor sapi untuk dijadikan hewan kurban. Namun sayang, rakyat sudah kepalang benci Ahok. Dua ekor sapi Ahok tak mampu meluluhkan hati rakyat Jakarta. Dengan tegas rakyat Jakarta menolak pemberian Ahok, dan mengembalikan sapi yang dijadikan umpan demi meraih suara di Pilkada mendatang.

Meski Ahok berkelakar sumbangannya adalah murni sebagai sumbangan, namun rakyat Jakarta lebih cerdas. Rakyat tahu betul apa yang sedang dilakukan Ahok. Ia tengah berusaha membuat rakyat Jakarta melupakan betapa kasarnya sikap Ahok terhadap rakyat Jakarta. Bahkan Ahok tanpa disadari telah melakukan penghinaan terhadap rakyat Jakarta. Membeli hari rakyat Jakarta hanya dengan dua ekor sapi. Ahok harus segera sadar bahwa rakyat Jakarta cerdas. Dan hal yang wajar jika mereka marah dan benci pada Ahok. Rakyat Jakarta sudah sangat muak melihat Ahok. Rakyat Jakarta sudah tak sabar melihat Ahok hengkang dari Jakarta. Ketahuilah hai Ahok, rakyat Jakarta sudah jengah.

Print Friendly
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply